PSSI resmi memberangkatkan skuad Tim Nasional U-17 Putri Indonesia ke Prancis pada Minggu, 3 Mei 2026. Di bawah asuhan pelatih Timo Scheunemann, Garuda Pertiwi muda akan mengikuti pemusatan latihan intensif selama satu minggu di Clairefontaine, pusat pengembangan sepak bola yang dikenal sebagai salah satu yang terbaik di dunia.

Program ini merupakan hasil kerja sama antara PSSI dan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF). Tujuannya adalah memberikan pengalaman langsung di level sepak bola elit serta memperkenalkan kurikulum pelatihan modern kepada para pemain muda Indonesia.

Selama berada di Clairefontaine, para pemain tidak hanya menjalani latihan teknis, tetapi juga akan melakoni uji tanding serta mengamati sistem pembinaan pemain muda yang telah melahirkan banyak pesepak bola kelas dunia.

Timo Scheunemann menyebut kesempatan ini sebagai momen yang sangat berharga. Ia berharap para pemain bisa menyerap sebanyak mungkin ilmu, disiplin, dan mentalitas profesional dari lingkungan sepak bola terbaik dunia.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan apresiasi kepada FFF atas dukungan dan keterbukaan mereka dalam membantu pengembangan sepak bola putri Indonesia. Ia menegaskan bahwa program ini menjadi bagian awal dari upaya besar untuk mentransformasi sepak bola perempuan di Tanah Air.

“Kami berterima kasih kepada Federasi Sepak Bola Prancis atas kesempatan yang diberikan kepada para pemain muda Indonesia untuk belajar langsung di lingkungan sepak bola kelas dunia,” ujar Erick Thohir di Jakarta, Minggu (3/5/2026).

Ia juga menekankan bahwa pengiriman pemain ke luar negeri bukan sekadar program jangka pendek, melainkan bagian dari komitmen PSSI untuk meningkatkan kualitas fisik, taktik, dan mental para pemain agar mampu bersaing di level internasional.

Ke depan, PSSI berencana terus membuka peluang bagi tim nasional putri di berbagai kelompok usia untuk mendapatkan pengalaman latihan di Eropa maupun negara maju lainnya, sebagai langkah strategis mengejar ketertinggalan di kancah global.